Jumat, 01 November 2024

Riwayat Rene Descartes (1596-1650)

Rene Descastes, dikenal juga dengan nama Renatus Cartesius dari bahasa Latin. Seorang tokoh filsafat modern yang dipercaya sebagai simbol tonggak awal perkembangan filsafat modern yang menandai awal pergerakan baru arus pemikiran filsafat. Buku "Social Contract" merupakan karya monumental yang dijadikan referensi dalam kajian filsafat politik.

Dalam tulisan ini, akan disuguhkan riwayat singkat Rene Descartes sesuai periode perkembangan keilmuan semasa hidupnya, dari tahun 1596 sampai tahun 1650.

Tahun 1596

31 Maret, lahir di La Haye-Touraine, sekarang La Haye-Descartes. Ayahnya anggota Parlemen Bretagne, dari kalangan ningrat golongan bawah.

Tahun 1597

Pada usia satu tahun, ibunya meninggal. Kehilangan tersebut sangat membekas pada sifatnya yang selalu khawatir di kemudian hari.

Tahun 1604-1612

Pendidikan pertamanya diperoleh di Collége des Jésuites de la Fléche. Descartes menyukai guru-gurunya, tetapi kecewa karena program studinya. Ja kecewa karena sistem pengajaran dan merasa prihatin melihat keadaan ilmu pengetahuan waktu itu: matematika, fisika, pengetahuan tentang manusia, dil. Tema kewaspadaan, ketakutan ditipu, keragu-raguan, dan pencarian keyakinan, merupakan pokok bahasan yang selalu dibicarakan dalam filsafat Descartes (cartésien).

Tahun 1616

Descartes mendapat ijazah Licence dari Fakultas Hukum Universitas Poitiers.

Tahun 1618-1628

Descartes mengikuti latihan kemiliteran di Belanda, dan menjadi anggota pasukan Duc, de Baviére. Ia mulai mengembara di beberapa negara Eropa serta memanfaatkan pengembaraannya untuk: “...belajar dari buku besar alam raya...sambil berusaha berperan sebagai penonton dan bukan sebagai aktor dalam semua komedi kehidupan..." Pengalaman perangnya tidak berarti, namun ia mendapat banyak kesempatan untuk bertemu dengan para tokoh cendekiawan masa itu. Ia sedang berada di Jerman, ketika Kaisar Ferdinand II dinobatkan. Musim dingin tahun itu dilewatkannya dekat Ulm, tempat ia merenungkan berbagai gagasan.

Tahun 1621

Descartes berkelana ke Moravia, Silesia, Brandebourg, Belanda, Swis, Tyrolia, Italia.

Tahun 1625-1628

Descartes tinggal di Prancis, dan berpartisipasi pada pertemuan-pertemuan ilmiah. Kar- dinal Bérulle memintanya untuk mengadakan reformasi dalam bidang filsafat. Karyanya yang berjudul Les Régles pour la Direction de l’Esprit (Kaidah-kaidah untuk Pengarahan Penalaran) ditulis pada tahun 1628, tetapi baru diterbitkan sesudah ia meninggal.

Tahun 1628

Descartes pindah ke negeri Belanda untuk dapat bekerja dalam ketenangan. Ia berkorespondensi dengan para ilmuwan masa itu.

Tahun 1632

Galileo Galilei menerbitkan Dialogo sopra i Due Massimi Sistemi del mondo Ptolemaico e Copernico, (Dialog tentang Dua Sistem Dunia Ptolomaian dan Copernican).

Tahun 1633

Descartes mendengar berita bahwa Galileo Galilei dijatuhi hukuman oleh gereja, gara-gara karyanya itu (lihat Babagian Keenam). Sehubungan dengan peristiwa itu, ia membatalkan penerbitan Traité du Monde yang berisi hipotesis-hipotesisnya tentang masalah yang sama.

Tahun 1637

Discours de la Méthode (Risalah tentang Metode) diterbitkan sebagai pengantar untuk ketiga eseinya: Dioptrique, Météores dan Géométrie (bagian dari Traité du Monde).

Tahun 1640

Puterinya (Francine) dan ayahnya (Joachim Descartes) meninggal.

Tahun 1641

Penerbitan Méditations Meétaphysiques dalam bahasa Latin, di Paris.

Tahun 1644

Penerbitan Principes de la Philosophie dalam bahasa Latin, dipersembahkan kepada sahabat penanya Puteri Elizabeth de Boheme.

Tahun 1647

Penerjemahan Méditations Métaphysiques ke dalam bahasa Prancis oleh Duc de Luynes, dengan koreksi Descartes.

Tahun 1649

Penerbitan Traité des Passions de l’Ame dalam bahasa Prancis.

Tahun 1649

Descartes diundang oleh Ratu Christine dari Swedia, yang ingin mempelajari filsafat Descartes. Timbul rasa iri hati di kalangan cendekiawan istana. Jam belajar dimulai pukul 5 pagi. Descartes, yang kesehatannya selalu jelek, jatuh sakit, namun menolak pertolongan dokter Swedia.

Tahun 1650

11 Februari, Descartes meninggal pada usia 54 tahun. Jenasahnya dipindahkan ke Prancis pada tahun 1667, dan tengkoraknya disimpan di Museum d’Histoire Naturelle di Paris.

Previous
« Prev Post

Artikel Terkait

Copyright Ⓒ 2024 | Khazanah Islam